music gallery, 2011

sebuah acara dengan deretan musisi terbaik, bertempat di salah satu atap termegah jakarta. bodoh jika kami menolak tawaran seorang kawan untuk mengisi slot di welcoming stage acara ini. apalagi l’alphalpha serta leonardo ringo akan bermain di panggung yang sama dengan kami, sementara the sigit, gugun blues shelter, pure saturday, gribs, endah ‘n rhesa serta sejumlah nama besar lain tampil di main stage. maka wajar rasanya jika demi bersanding bersama deretan line-up pengisi acara menjanjikan tersebut, kami sengaja mengosongkan tanggal 5 februari sejak jauh-jauh hari. sebuah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali, dan kami harus ada disana.

hingga akhirnya datanglah hari yang telah ditentukan. lewat tengah hari, kami telah bergegas menuju upper room-nikko hotel, jakarta. welcoming stage dari acara bertajuk music gallery 2011 (mugall 2011) ini telah berdiri rapi begitu kami telah sampai di sana. sound-check sekitar 20 menit berjalan mulus. sound terdengar cukup nyaman, setidaknya di telinga saya yang duduk di balik perangkat drum. lepas sound-check kami menghabiskan waktu dengan berkeliling venue, termasuk juga melihat-lihat venue di lantas puncak, dimana main-stage berada. ada lima band yang tampil di welcoming stage sebelum kami, yang akhirnya naik pentas begitu jarum jam bergerak mendekati angka sembilan malam.

lima lagu telah kami susun untuk repertoar malam itu. sama seperti beberapa panggung terakhir kami, ‘bones’ seperti biasa menjadi lagu pembuka untuk panggung kami pada malam itu. ‘valley of dreams’ serta ‘land of the living dead’ berturut-turut menjadi lagu berikutnya yang kami lepas. syukur penonton mulai perlahan memadati bibir panggung begitu tiga lagu selesai kami bawakan. setelah berbasa-basi sedikit, penonton yang mulai merapat lalu kami beri bingkisan molotov berupa ‘war pigs’ yang penuh ledakan. seperti biasa, lagu delapan menit milik black sabbath ini menjadi senjata utama kami saat penonton mulai gelisah.

‘red blood sea’ akhirnya menjadi suguhan terakhir dari kami malam itu. panggung lunas kami tunaikan. venue-pun basah oleh keringat, setidaknya oleh kami yang menggelinjang diatas panggung serta beberapa laki-laki gondrong yang tampak mencolok di tengah kerumunan penonton yang rata-rata wangi berdandan rapi. malam ini spesial karena sudah beberapa bulan kami absen bermain di jakarta.

untuk venue yang megah, deretan musisi terkeren indonesia, hingga gadis-gadis wangi. mugall 2011, terimakasih.

picts by agra suseno.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s